AIR TERJUN MADAKARIPURA
Air terjun Madakaripura merupakan salah satu destinasi wisata yang ada di Probolinggo. Setidaknya aku pernah sekali pergi kesana bersama beberapa teman dekat kelasku dan saudara salah satu teman Kami berangkat kesana menggunakan motor. Memang perjalannya tidak begitu jauh, hanya memakan waktu sekitar 4 jam mungkin. Tetapi bagi kami yang saat itu masih menginjak bangku SMA, itu merupakan salah satu perjalanan yang cukup panjang.
Ditambah lagi kami kesana menggunakan motor. Memang masa SMA bagiku adalah masa dimana aku bisa mendatangi berbagai destinasi wisata alam yang indah, tapi sayangnya keinginan itu untuk sekarang seakan lenyap wkwkwk
Bukan karena tidak ingin kesana lagi, melainkan ada satu rasa yang membuat diriku enggan pergi kesana yakni Mager alias malas gerak wkwkwk. Semakin dewasa nggak tau kenapa semakin malas keluar kemana-mana kecuali kalau perjalanan keluar kota pasti aku akan menyempatkan mencari destinasi alam untuk sekedar menambah pengalaman dan moment dalam hidup.
Mari kembali lagi ke Air terjun Madakaripura. Dulu karena datangnya ketika musim hujan, sayang sekali air yang aku lihat akhirnya berwana coklat. Tetapi walaupun airnya berwarna coklat ternyata banyak juga yang datang kesana. Tiket masuk kesana nya pun murah. Aku lupa persisnya berapa, yang jelas tidak lebih dari 10 ribu.
Dari parkiran untuk sampai ke air terjun kami masih harus berjalan lagi. Mungkin sekitar 30 menit karena kami jalannya pun memang tidak terburu-buru. Kami jalan sambil bersenda gurau.
Sesampainya di air terjun memang alam manapun bisa membuat mataku sangat takjub. Menikmati rintikan air yang turun dari atas tebing dan hembusan angin yang mau tidak mau membuat kami basah Beruntungnya ada penjual jas hujan plastic seharga 10 ribu, kami pun membelinya untuk sekedar mengurangi basah di baju kami karena kebetulan kami tidak membawa baju ganti kekekek
Kebanyakan dari kampun perempuan. Memang teman-teman SMAku ini termasuk perempuan-perempuan tangguh dan tak kenal rasa takut. Membelah jalanan yang bahkan belum mereka ketahui medannya seperti apa. Sampai di Madakaripura kami menikmati waktu sejenak untuk bermain air dan memandang indahnya ciptaan Tuhan. Kami tidak terlalu lama disana karena memang ingin pulang sebelum gelap menyapa.
Sekitar pukul 2 siang kami memutuskan untuk pulang setelah menghabiskan waktu sejenak dengan air dan mengabadikan beberapa moment disana. Sayangnya ketika perjalanan pulang salah seorang teman kami mengalami insiden. Salah satu teman kami kecelakaan.
Bukan, kecelakaannya bukan karena bertabrakan dengan mobil atau motor dijalan, melainkan dia malah menabrak salah satu motor yang saat sedang parkir atau diperbaiki disalah satu bengkel di pinggir jalan. Kalau dulu memikirkan kejadian ini, kami semua takut sekali kena marah orang tua dia atau orang tua kami masing-masing. Tetapi kalau di ingat sekarang lucu juga. Itu pun kejadiannya juga karena dia sedang mengantuk. Beruntungnya teman kami tidak apa-apa, hanya motor dia dan motor yang ada di bengkel yang rusak.
Dan beruntungnya lagi kami tidak hanya pergi bersama anak-anak seumuran kami, melainkan ada dua orang dewasa yang akhirnya membantu teman aku untuk bicara kepemilik bengkel dan menenangkan kami semua dari rasa takut. Yang harusnya kami sudah sampai jam 6 malam, mau tidak mau kami baru sampai rumah sekitar pukul 8 atau 9 malam.
Nah ketika pulang jam segitu yang dapat masalah gantilah aku. Orang tuaku memang salah satu orang tua yang cukup strick atau Bahasa gaulnya orang tuaku tipikal strict parent yang tidak bisa memberikan aku kebebasan seperti anak pada umumnya.
Karena karakter mereka untuk pergi ke Madakaripura aku pun tidak memberitahu mereka. Please jangan ditiru ya, aku cuma bilang kalau aku mau pergi main sama temen tanpa memberitahu kemana perginya. Jika aku memberitahu mereka, aku yakin tidak akan mendapatkan izin. Apalagi aku anaknya emang tergolong nekat dan susah ditahan jika sudah menginginkan sesuatu. Itulah kenapa sampai sekarang pun jika aku mengingikan sesuatu mau bagaimana pun caranya aku harus mendapatkan itu. Of course dengan kerja keras tentunya.
Setelah kejadian yang di alami temanku pada akhirnya aku memutuskan untuk memberitahu orang tuaku kemana aku pergi seharian. Beruntung mereka tidak marah dan hanya memintaku untuk segera mandi, makan malam dan beristirahat karena esok pagi masih harus sekolah.
Ya begitulah kehidupanku selama di SMA. Banyak hal yang aku lakukan kadang membuat mereka kesal karena keras kepala yang aku miliki ketika aku menginginkan sesuatu. walaupun aku memintanya tidak dengan cara kasar, melainkan dengan cara membujuk mereka. Hingga perlahan mereka membiarkan aku sibuk dengan segala kegiatan sekolah asal tidak melakukan hal yang ditentang mereka dan yang pasti tidak aneh-aneh. Mulai dari sana akhirnya mereka memberiku kepercayaan dan kebebasan untuk menentukan jalan yang aku mau. Bahkan sampai sekarang mereka selalu memberikan itu kepadaku kemana pun aku ingin pergi dan jalan seperti apa yang akan aku ambil.
Foto Kami Di Air Terjun Madakaripura
Sekian cerita hari ini. Mungkin cerita kali ini sedikit cukup membosankan dibanding sebelumnya. But I hope you like it guys karena akan ada banyak cerita seru yang belum aku bagikan ke kalian. Hope you enjoy read this, Thankyou so much ….
IG : Vindrimoe
Twitter : @Vindrimoestria_
Youtube : Vindri Moe
(https://www.youtube.com/channel/UCy8wU1n5LxPnAou5sWvMDVA)
If you wanna read my story
wattpad : Vindri Moe
( https://www.wattpad.com/user/Vindri_Moe )





Komentar
Posting Komentar