PANTAI NGLIYEP
Pantai Ngliyep adalah pantai pertama yang aku kunjungi setelah tinggal beberapa bulan di Malang. Lebih tepatnya setelah beberapa bulan merantau. Pergi ke pantai adalah keinginan yang sudah kudambakan beberapa hari sebelumnya. Sebenarnya perjalanan ini termasuk nekat. Dimana perjalanan yang digagasi dua perempuan yang nyalinya nggak besar-besar banget sebenernya. Dua wanita itu adalah aku dan gadis yang tidak lain adalah teman SMA yang selama di Malang menjadi roomate di kosan.
Abaikan foto yang masih menggunakan filter 360 hahaha. Pada saat itu filter 360 memang sedang booming-boomingnya, tidak salahkan aku menggunakannya juga.
Inilah kami, dua wanita nekat yang bahkan jalannya menuju pantai selatan aja kami tidak tahu dimana. Dengan berbakal maps kami memutuskan berangkat setelah beberapa jam masih ragu. Kami berangkat pukul 12 siang. Kenapa siang? karena memang kami sempat ragu apakah berani untuk berangkat atau tidak. Setelah makan siang dan menyiapkan bekal selama di pantai, dengan niatnya yang mantap kami pun akhirnya berangkat. Dengan berbekal motor, makanan dan juga ponsel jangan lupa.
Kami melakukan perjalanan dengan seru. Bahkan beberapa kali kami harus salah jalan karena salah lihat google maps. Seperti kata orang wanita itu emang paling tidak bisa mengarahkan jalan menggunakan maps. Ya walaupun begitu setidaknya kami sudah mencoba sebaik mungkin.
Ternyata perjalan yang kami tempuh cukup lama. Kami juga berhenti beberapa kali sekedar memastikan jalan yang kita ambil sudah benar. Kami tidak hanya melewati jalanan kota, bahkan kami harus melewati jalanan yang kanan kirinya seperti hutan. Mengerikan sebenarnya karena pada saat itu sangat sepi. Tapi ya mau bagaimana lagi, sudah terlanjur berangkat ya masak balik pulang, kan tidak mungkin.
Sekitar pukul setengah lima atau lima sore, akhirnya kami sampai di pantai Ngilyep. Dan kami sangat terkejut saat tahu tidak ada siapapun disana. Pantainya benar-benar sepi. Bahkan kami sampai bingung harus bayar parkir ke siapa dan alhasil kita nggak bayar parkir. Selama di pantai bahkan kami tidak mengeluarkan uang sepeser pun.
Jujur kami sedikit menyesal kenapa tidak berangkat lebih awal. Kalau sudah begini itu artinya kami hanya punya waktu satu jam sebelum gelap. Satu jam itu kami habiskan hanya untuk foto-foto dan juga duduk-duduk santai. Sekedar menatap deburan ombak yang tidak terlalu besar. lebih tepatnya lebih banyak tenangnya pantai itu.
Untuk sekarang aku tidak tahu bagaimana keadaan pantai Ngliyep sekarang. Mungkin sekarang pengunjungnya sudah lebih banyak dari pada tahun 2016 silam. Entah 2016 atau 2017, aku lupa kesananya tahun berapa.
Setelah puas menikmati pemandangan laut, kami pun memutuskan pulang. Inilah saat yang menegangkan dimana kami harus melewati jalanan yang tidak ada lampu sama sekali. Bahkan selama perjalanan kami hanya bisa bersholawat dalam hati dan berharap tidak terjadi apa-apa pada kami. Setiap ada motor atau mobil kami selalu mempercepat kecepatan, setidaknya kami bisa mengekor dibelakangnya. Tapi ya gimana lagi, kecepatan perempuan memang tidak bisa menandingi kepecapatan laki-laki jika sudah berhubungan dengan kendaraan bermotor.
Dengan keberanian setipis tisu, aku mengendarai motor dengan kecepatan yang menurutku sudah maksimal. Maksimal yang aku bisa maksudnya. Kami bernapas lega saat kami akhirnya melihat lampu banyak dan perumahan warga. Dan disaat itu juga aku dan Gadis memutuskan untuk tidak pergi ke pantai pada siang hari, apalagi kalau harus balik di saat gelap. Tidak akan pernah kami lakukan lagi.
Sekitar pukul sepuluh malam, kami akhirnya bisa sampai dikosan tercinta. Rasa lega dan bersyukur pun kami ucapkan. Setidaknya itu menjadi pengalaman yang tak akan terlupakan. Pengalaman menegangkan menembus gelapnya jalanan ditempat yang sepi, HMMM NGERI SEKALIIIII LOOOOHHHH HAHAHAH
Inilah muka bahagia kami selama di pantai.
I think it's time to say good bye, thankyou for reading it.
======================================
Find me :
Instagram : https://www.instagram.com/vindrimoe/
Youtube : https://www.youtube.com/@vindrimoe1064
Wattpad : https://www.wattpad.com/user/Vindri_Moe









Komentar
Posting Komentar